Rahasia Pesan Seksual Kamasutra


AGENDA seksual tidak hanya terbatas pada aspek fisik dari hubungan Anda. Ikatan emosional yang sehat dengan pasangan juga memengaruhi kenikmatan seksual yang Anda lakukan.

Gagasan bahwa Kamastura hanya semata-mata membicarakan aspek fisik dari agenda seksual tidaklah benar. Kehadiran Kamasutra tidak hanya mendidik masyarakat tentang teknik seksual yang  berbeda, tetapi juga mempromosikan hubungan yang sehat antara pasangan dan konstruktif dari penggunaan energi seksual. Berikut beberapa hal yang tertuang dalam Kamasutra, seperti dirilis Times of India.

Partisipasi

Banyak posisi seksual digambarkan dalam Kamasutra secara aktif. Ketimbang menggunakan posisi monoton yakni misionaris yang membosankan dan membuat wanita cenderung pasif, kitab tersebut memberi referensi posisi agar lebih pro aktif. Ketika ada kontribusi yang seimbang dari kedua belah pihak, agenda seks akan terasa lebih nikmat. Tidak ada sikap yang dimaksudkan khusus untuk pria atau wanita.

Pesan:

Baik itu seks atau hal lain, pastikan bahwa Anda berdua sama-sama melibatkan pasangan. Partisipasi adalah kata kuncinya. Bila Anda berdua saling berperan aktif, sebuah sinergi apik tersebut akan menyebabkan pemenuhan kenikmatan bagi Anda berdua.

Gambar tubuh vs tubuh

Berbagai variasi teknik seksual digambarkan dalam kitab tersebut, sehingga membuat seks terasa menyenangkan bagi siapa saja terlepas dari bentuk dan tipe tubuh orang yang bersangkutan. Apakah sang pelaku tersebut berotot, gemuk atau kurus, urusan ukuran tubuh dan kenikmatan merupakan dua hal yang saling bersinergi, kata Kamasutra.

Pesan:

Jangan menjadikan bentuk tubuh sebagai penghalang untuk tergapainya kenikmatan seksual. Kuncinya, berhentilah untuk menerbangkan harapan yang tidak realistis tentang kesempurnaan tubuh. Bersikaplah untuk menerima dengan kekurangan dan kelebihan yang dimiliki diri sendiri dan pasangan. Sampul majalah mungkin selalu menampilkan kesempurnaan tubuh wanita. Namun sebaiknya jangan biarkan Anda terkontaminasi dengan pencitraan tersebut dan justru mengganggu kehidupan seks Anda.

Variasikan berbagai hal

Kamasutra menitikberatkan pada sentuhan yang tidak hanya dilakukan selama hubungan seksual berlangsung. Sentuhan sifatnya sangat variatif dan tergantung pada masing-masing pasangan dalam membangkitkan sensasi tersebut. Namun sebaiknya jangan pernah mengabaikan peran sentuhan mulai dari foreplay hingga akhir sesi bercinta.

Pesan:

Jangan melemahkan kekuatan meski sifatnya sederhana sekalipun. Memeluk atau memberi ciuman selama bercinta akan menyiratkan lebih tentang perasaan Anda ketimbang sentuhan itu sendiri. Ini adalah sebuah metode ampuh untuk menyampaikan emosi Anda.

Busana untuk menciptakan kesan

Penekanan ini janganlah Anda remehkan. Hampir setiap karakter yang ditampilkan dalam Kamasutra dihiasi dengan ornamen rumit, termasuk yang dilakukan oleh pria sekalipun.

Pesan:

Walaupun tidak menggambarkan budaya dan tradisi saat teks-teks tersebut ditulis, gagasan yang mendasari bahwa berdandan terbaik untuk pasangan Anda memang perlu dilakukan. Banyak pasangan setelah beberapa tahun pacaran atau masa pernikahan justru melupakan kebiasaan untuk bersolek dan tampil menawan di hadapan pasangannya.

Lakukan permainan

Tulisan suci yang berada di kitab tersebut sangat menyenangkan agenda seks Anda. Agar tidak membosankan, coba semua permainan yang Anda inginkan.

Pesan:

Belajarlah untuk saling menyenangkan satu sama lain. Mulailah dengan kegiatan nonseksual dan membangun hubungan baik. Bermain “game”, jalan bersama, membahas film, dan menggulirkan perbincangan yagn saling merangsang hasrat seksual. Ketika seksual menjadi menyenangkan, maka kenikmatan akan tergapai dengan mudah.

(tty)

Sumber : Okezone

Artikel Terbaru :

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: