Viagra Ternyata Awalnya Untuk Penyakit Jantung!


Obat ini tampak seperti obat lainnya, berbentuk pil dengan warna biru. Viagra begitu menggoda pria dewasa yang ingin greng bersama pasangannya. Tapi tahukah Anda, obat kuat ini awalnya dibuat untuk penyakit jantung.

Obat ini awalnya diformulasikan untuk menyembuhkan angina (sakit jantung), nyeri dada dan tekanan darah tinggi yang dialami oleh laki-laki dan perempuan.

Tapi siapa sangka saat diujikan ke laki-laki justru menunjukkan efek samping atipikal ereksi. Karena efek samping justru membuat penis berdiri maka dilakukan penelitian lebih lanjut. Hasilnya sungguh mengejutkan karena molekul dalam obat ini efektif dalam menyembuhkan disfungsi ereksi (impotensi) dan membantu memberikan kekuatan untuk laki-laki.

Viagra mengandung sildenafil sitrat sebagai bahan dasar dan bekerja untuk relaksasi otot penis dan mengatur serta mempertahankan aliran darah ke organ kelamin laki-laki, sehingga dapat membantu mencapai ereksi terhadap beberapa rangsangan seksual.

Seperti dikutip dari Sciencebase.com, Kamis (30/9/2010) setelah melakukan pemeriksaan keamanan dan melakukan percobaan pada lebih dari 3.000 pasien laki-laki berusia 19-87 tahun untuk melihat apakah obat ini bisa memiliki efek pada laki-laki impoten, ternyata didapatkan obat ini malah dapat mengatasi disfungsi ereksi dan membantunya mencapai hasil seksual yang memuaskan.

Penemuan obat ini dimulai beberapa tahun lalu ketika para ilmuwan menemukan molekul gas kecil yang disebut dengan oksida nitrat (NO) yang bertindak sebagai komunikator kimia di dalam sel tubuh. Dalam kesehatan seksual, pelepasan NO oleh sel-sel di dalam penis mengaktifkan enzim yang disebut guanylate cyclase.

Reaksi ini membuat molekul lain cyclic guanosine monophosphate (cGMP) melemaskan otot polos penis, sehingga memungkinkan perluasan dari pembuluh darah arteri dan darah bisa mengalir yang dapat memberikan ereksi.

Karena viagra berfungsi efektif untuk mengatur aliran darah, kini obat ini juga sedang dipertimbangkan sebagai obat untuk meningkatkan kemampuan memori sehingga dapat bekerja dengan baik bagi pengobatan penyakit Alzheimer.

Hingga kini belum diketahui dengan pasti kenapa viagra disebut sebagai ‘pil biru’, tapi salah satu kemungkinannya karena obat ini berwarna biru sehingga memiliki julukan sebagai ‘pil biru’.

Pesona obat ini telah memicu banyak pihak untuk membuat tiruannya dan membuatnya menjadi ilegal. Namun masyarakat sebaiknya harus memastikan bahwa viagra yang dibeli adalah yang asli dan tidak sekedar obat palsu, sehingga keamanannya lebih terjamin.

Patut diketahui bahwa viagra adalah salah satu obat yang memerlukan resep dokter dan tidak bisa dibeli secara bebas. Selain itu viagra kini telah mencapai kesuksesan yang fenomenal dan meraih popularitas secara luas.
(ver/ir) DetikHealth

Artikel Terbaru :

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: